Kamis, 31 Maret 2011

Fakta atau Mitos?

Tidur Bisa Membuat Pintar

Kita seharusnya jangan menyepelekan waktu beristirahat. Waktu istirahat ternyata berpengaruh kepada kemampuan daya tangkap otak kita. Walaupun sebentar, tidur bisa membuat kita lebih pintar. Hal ini sudah pernah diteliti oleh para peneliti dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat.
Penelitian mereka dilakukan dengan meminta 44 orang untuk menjadi objek penelitian. 44 orang tersebut terdiri dari 17 orang pria dan 27 orang wanita. Mereka semua diminta untuk menghafalkan 100 nama dan foto. Setelah itu diadakan tes berapa banyak nama dan foto yang bisa mereka ingat. Dilakukan lagi tes yang kedua. Dalam tes tersebut, mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok yang pertama diminta menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Sedangkan kelompok yang kedua diminta untuk tidur sejenak. Tidur sejenak itu kurang lebih 90 menit. Setelah itu, mereka diminta menghafal 100 nama dan foto yang lain. Kelompok pertama mendapat hasil 12 persen lebih buruk dari tes yang pertama. Sedangkan kelompok yang kedua yang diberi waktu tidur 90 menit, justru mengalami peningkatan hasil tes sebanyak 20 persen.
Matthew Walker adalah seorang profesor yang menjadi ketua tim penelitian tersebut. Dia menjelaskan bahwa saat kita tidur otak kita mengalami proses penyimpanan memori. Serta dia sempat menyarankan agar kita jangan menyepelekan waktu untuk beristirahat.
Menurut saya hal ini memang masuk akal. Karena saya juga pernah mengalami hal semacam ini. Kurang istirahat bisa membuat sesorang kurang bisa berkonsentrasi. Tetapi sering sekali remaja sekarang yang sedang menempuh ujian, tidak memperdulikan waktu tidurnya. Seharusnya pengertian semacam ini harus diberikan kepada pelajar-pelajar. Dan pelajar juga harus bisa menyeimbangkan waktu mereka untuk belajar dan beristirahat. #mdp

Tidak ada komentar:

Posting Komentar